Cara Membuat Kopi Bubuk (cara pembuatan)


Pembuatan kopi bubuk banyak dilakukan oleh petani, pedang,  pengecer, industri kecil dan pabrik. Pembuatan kopi bubuk oleh petani biasanya hanya dilakukan secara tradisional dengan alat-alat sederhana. Kali ini kami akan menerikan tips membuat kopi bubuk.
Cara Membuat Kopi Bubuk (cara pembuatan)

Hasilnyapun biasanya hanya dikonsumsi sendiri atau dijual bila ada pesanan. Pembuatan kopi bubuk oleh pengecer dan industri kecil sudah agak meningkat  dengan mesin-mesn yang cukup baik, tetapi masih dalam jumlah terbatas. Hasilnya bianyanya dipasarkan sendiri atau dipasarkan kepedagang-pedagang pengecer lainnya yang lebih kecil.

Pembuaan kopi bubuk oleh pabrik biasanya dilakukan secara modren dengan skala cukup besar.  Hasilnya dipak dalam bungkus yang rapi dengan menggunakan kertas alumanium foil dan diberi merek semedikian rupa agar tampilanya lebih berkualitas menarik dan terjamin. Serta dipasarkan keberbagai daerah yang lebih luas.
Pembuatan kopi bubuk dibagi menjadi dua tahapan berikut ini caranya :

Perendangan (penyaringan)
Perendangan atau saring disebut penyaringan adalah proses kopi beras pada  suhu 200o-250o C yang bertujuan untuk mendapatkan kopi rendang yang berwarna coklat kayu manis kehitaman. 

Secara tradisional
Siapkan bahan dan alat terlebih dahulu:
Biji Kopi Pilihan 1 Kg
Wajan
Centong alat pengaduk
Kayu bakar/ Kompor
Cara Membuat Kopi Bubuk (cara pembuatan)

Pilih biji kopi yang berkualitas agar menghasilkan kenikmatan bubuk kopi. Bisa anda dapatkan di pasar-pasar tradisional. Bila biji kopi sudah disiapkan, cuci bersih biji kopi untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

Setelah di cuci bersih, tiriskan biji kopi agar air tersebut berkurang. 
Wajan dipanasi hingga cukup panas, kemudian kopi dimasukkan kedalam wajan. Api jangan terlalu besar cukup dengan setelah api sedang agar tidak mutung biji kopinya.
Kopi harus selalu diaduk agar panasnya merata dan warnanya seragam. Kurang lebih 1 jam peroses sangkarai kopi.
Bila warna sudah coklat kelam (kehitam-hitaman) dan mudah pecah, kopi segera di angkat dan didinginkan ditempat terbuka. Untuk mengetahui apakah kopi sudah pecah atau belum biasanya kopi dipencet dengan jari atau digigit atau dipukl secara berlahan dengan menggunakan batu.

Penggilingan (penumbukan)

Penggilingan adalah proses pemecahan butir-butir biji kopi yang direndang untuk mendapatkan kopi bubuk yang berukuran maksimum. Ukuran butiran-butiran kopi akan sangat berpengaruh terhadap aroma rasa kopi.  Secara umum semakin kecil butiran bubuk kopi akan semakin baik pula rasa dan aromanya.
Penggilingan kopi tradisional oleh petani dilakukan dengan cara menumbuk dengan alat penumbuk yang disebut lesung`. Penggilingan oleh industri kecil atau oleh pabrik dilakukan dengan menggunakan mesin giling.  Mesin ini biasanya sudah dilengkapi alat pengatur ukuran patikel-partikel biji kopi. Sehingga secara otomatis bubuk kopi yang keluar sudah mempunyai ukuran seperti yang diinginkan.

Ada yang khas dan bumbu tertentu agar rasa dan aroma kopi bisa nikmat, adapun itu rahasia kami tetap terjaga dari nenek dan leluhur. Ilmu yang diterapkan untuk menyanghai kopi agar menjadi bubuk kopi yang berkulitas dan terjamin.
Sobat-sobat ingin memasarkan kopi bubuk, mau berbisnis atau investasi dalam berbisnis kopi bisa berbincang-bincang bersama Dalang wanataka tentang kami Disini

Cara Membuat Kopi Bubuk (cara pembuatan)



Posting Komentar

0 Komentar