Bahwa kita tahu bekicot ini hidup dialam liar tanpa dibudidayakan sudah banyak sekali, apalagi abis hujan bekicot pada keluar.
Bisakah bekicot ini dibuat kandang? yang jelas bisa, adapun syarat dan ketentuan kandang akan kita kupas di artikel ini.
Seperti apa Kandang bekicot yang ideal
Seperti apa Kandang bekicot yang ideal?
Syarat umum untuk budidaya bekicot itu ialah lokasi yang strategis persyaratan lokasi yang cocok untuk budidaya bekicot yaitu;
Sinar matahari
Sinar matahari yang ideal untuk bekicot itu antara suhu 26 sampai 29 derajat celcius. Cahaya jangan terlalu sering dan kita harus atur kelembaban suhu dalam kandang. Kadang yang tidak sesuai dengan habiatatnya maka akan menjadi mati dan sakit pada bekicot.
Angin
Sebagian besar angin ini sangat berpengaruh berbudaya bekicot. Apabila angin terlalu kencang bekicot pun akan kedinginan harus kita beri pelindung untuk kandang tersebut. Bisa menggunakan bahan papan atau karung dan juga terpal.
Alas kandang
Yang paling ideal untuk budidaya bekicot ini alasnya itu yang cocok langsung tanah yang gembur ataupun subur. Maksud dan tujuannya yaitu agar sesuai habitnya. Apabila alas semen/ kayu harus dilapisi dengan gedebok pisang supaya dingin dan lembab.
| Kebun/ Ladang | Tanah/ Alami |
| Kayu/ Semen | Harus dialasi Tanah |
Kandang kebun; bisa suatu lokasi anda jadikan tempat budidaya bekicot atau anda mempunyai lahan yang cukup luas. Di situ taro saja indukan bekicot maka lambat laun mereka akan berkembang biak tanpa dikasih pakan.
Kandang dari semen
Apabila anda tidak mempunyai lahan. Bisa menggunakan semen dengan ukuran 1 meter kali 2 meter itu sudah cukup yang penting siklus udaranya diatur di per kandangan semen ini.
Kandang menggunakan kayu
Kadang kayu ini cukup mudah membuatnya, akan tetapi ini sangat rentan apabila dibiarkan bekicot akan kabur dari tempat mereka. Caranya adalah dengan dilapisi dengan lakban agar bekicot ini tidak kemana-mana, atau dengan diberi garis kapur barus karena bekicot tidak suka dengan kapur barus.
Moga bermanfaat.
ARTIKEL
1. ARTIEKL
2. ARTIKEL
2. ARTIKEL




0 Komentar